(Narasi oleh Romdhoni dan Andika Ulinnuha)

Narasi

“Inhes Pak!”

Inhes merupakan masa jeda atau masa istirahat yang dilakukan dengan duduk di teras rumah saat melakukan aktifitas. Inhes berasal dari bahasa krama inggil yang biasanya diucapakan oleh orang yang bertutur kata halus, untuk menyapa seseorang yang berada di teras rumah tersebut. “Inhes Pak !, itu adalah contoh pengucapan kepada orang yang sedang istirahat.

Srawung

Pak Muntakhir (49 tahun), warga Dusun Nampan Desa Tanjungsari mengatakan bahwa inhes merupakan wujud srawung atau interaksi sosial di desa. Biasanya, sesaat setelah mengucapkan hal tersebut akan terjadi obrolan ringan dan singkat. Kemudian sebelum pergi orang tersebeut akan berkata “nderek langkung atau “nuwun sewu” sebagai ungkapan rasa hormat kepada orang sedang duduk di teras rumah tersebut.

 

Gambar

Narasumber

  • Pak Muntakhir, 49 tahun, Pemerhati budaya, Dusun Nampan Desa Tanjungsar

Relasi Budaya

Sumber Lain

Dari Kanal

Ulasan...