Nilai Gotong Royong dalam Pemanfaatan Bambu

Nilai budaya atau nilai kearifan lokal yang dijunjung tinggi oleh masyarakat di Kawasan Perdesaan yang sekaligus perlu diperkuat dalam setiap proses pembangunan kawasannya. Pembangunan kawasan jangan sampai justru merusak tatanan nilai sosial budaya yang ada selama ini , karena terjebak hanya berorientasi pada nilai ekonomi atau profit semata. Pembangunan kawasan haruslah menjadi alat yang ampuh untuk memajukan kebudayaan desa desa yang ada di kawasan tersebut. Pembangunan berkelanjutan menjadi pilihan konsep yang ideal, ketika tujuannya adalah melestarikan keindahan alam dan menguatkan jati diri budaya kawasan perdesaan , yang sesungguhnya menjadi asset atau modal yang tepat untuk membangun desa.

Namun untuk mewujudkan kawasan yang kuat dengan daya tarik keindahan alam dan nilai budayanya tidaklah mungkin dilakukan hanya oleh segelintir orang atau sebagian kelompok saja. Semua harus bersatu padu. Masyarakat yang kawasan perdesaan harus bergotong royong ( sinergi ) untuk membuat perubahan yang lebih baik.