(Narasi oleh Arif Sutoyo dan Nur Kholiq)

Narasi

Mas Sukirno adalah seorang perajin penangkap mimpi (dream catcher) dari Dusun Wagean, Desa Ngargogondo. Dream catcher adalah rangkaian benang yang dibentuk bundar  berjaring dan dihiasi beberapa bulu ayam atau angsa. Pria 40 tahun yang juga penggemar tanaman bonsai ini menggeluti pembuatan dream catcher sejak tahun 2014. Profesi ini ia lakoni karena Ia dan isterinya yang merupakan penjual kerajinan tangan di Taman Wisata Candi Borobudur sempat kekurangan stok barang, dan pada waktu itu harga dream catcher sedang bagus.

Awal mulanya, Ia mencoba membongkar dream catcher dagangannya untuk kemudian Ia coba rangkai kembali, dan ternyata berhasil. Sejak saat itulah, Mas Sukirno mulai serius membuat dream catcher untuk dijual sendiri. Dengan merangkai bahan baku berupa potongan pipa paralon, benang, bulu ayam, dan pita, Mas Sukirno mengerjakan dream catcher dengan penuh kesabaran dan ketelitian. Ia membuat dream catcher berbagai ukuran dan warna sesuai yang ada di pasaran.

Berkat kreativitas dan ketekunannya, lambat laun banyak pedagang kerajinan di sekelilingnya kulakan (memborong) darinya. Bahkan, pesanan datang tidak dari sekitar Borobudur saja, tetapi juga dari luar kota. Untuk menyiasati banyaknya pesanan yang datang, Mas Sukirno melibatkan dan memberdayakan warga di sekitar rumahnya. Harapannya, selain sebagai sumber pendapatan keluarga, tapi juga bisa membantu ekonomi warga sekitar.

Gambar

Lokasi

map

Narasumber

  • Mas Sukirno, perajin penangkap mimpi, dusun Wagean Desa Ngargogondo

Relasi Budaya

Sumber Lain

Dari Kanal

Ulasan...