Lompat ke konten
Home » Kerajinan Sapu Sepet

Kerajinan Sapu Sepet

    Pembersih Lantai dari Sabut Kelapa

    (Narasi oleh aveqaveqjosss & jamilr888)

    Narasi

    Ibu Saronah (48 tahun) tinggal di Dusun Prembulan, RT 01 RW 01, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur. Beliau berprofesi sebagai perajin sapu berbahan dasar limbah sabut kelapa. Usaha tersebut telah beliau tekuni selama kurang lebih 30 tahun. Setiap harinya, beliau mampu memproduksi 20 sapu dari sabut kelapa. Tidak ada kesulitan dalam proses pengerjaan, hanya saja ketika musim hujan, proses penjemuran menjadi lebih lama.

    Biasanya kalau musim hujan, dua hari baru bisa digunakan, tapi kalau musim panas, sehari bisa langsung kering dan sudah bisa dibuat sapu.

    Sapu dari sabut kelapa dijual seharga Rp 7.000,- (th 2021). Untuk pemasaran, biasanya sudah ada pembeli yang terlebih dahulu memesan serta dijual ke daerah Salaman dan Tempuran.

     

    Gambar

    Lokasi

    map

    Narasumber

    • Ibu Saronah, 48 tahun, Pengrajin Sapu Sepet, Dusun Prembulan Desa Tegalarum,

    Relasi Budaya

    Sumber Lain

    Dari Kanal

    Ulasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *