Mengenal
Salah satu “jarwadasa” dari “gatholoco” yang merupakan nama dari salah satu kesenian langka di kawasan Borobudur dan sekitarnya adalah “nggathukke lakuning candra” (menyelaraskan siklus bulan), yang berarti sebuah upaya manusia menyelaraskan diri dengan semesta.
Hal itu tampak pada tata syair kesenian tersebut yang salah satunya berbicara mengenai “pranatamangsa”, kalender tradisional berbasis pada matahari, lebih tepatnya peristiwa solstice utara yang terjadi akibat adanya rotasi & revolusi bumi terhadap matahari.
Dengan pranatamangsa ini, masyarakat Jawa salahsatunya di kawasan Borobudur dan sekitarnya membangun sistem pertaniannya, juga beberapa bagian lain dalam sistem kehidupan mereka, agar selaras dengan alam, harmonis secara sosial dan ekologi.







