Penampilang Gatholoco Candirejo pada “Srawung Kesenian Gatholoco“.
Judul Tembang : ‘Pancasuda’
Hari/Tanggal : Sabtu 12 Juni 2026
Tempat : Limasan Ringin Somo Puji Asih (Dusun Sangen, Desa Candirejo, Borobudur, Magelang)
Makna Tembang :
Pacasuda mempunyai makna merupakan perhitungan ketika akan melangsungkan pernikahan. Perhitungannya dihitung berdasarkan tanggal lahir masing-masing calon pasangan. Perhitungan ini berdasarkan siklus 5 (lima) hari Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) di hari lahirnya. Misalnya; Ada calon pengantin pria lahir Jumat Kliwon berarti perhitunganya 14, kemudian bila akan mendapatkan pasangan perempuan yang lahir Minggu Pon perhitungannya 12, kemudian keduanya dijumlahkan dan hasilnya dibagi 5. Misalnya; 14+12= 26, dibagi 5 jatuhnya sisa berapa. Perhitungan pembagian ini untuk menetukan nilai sisanya yang dihitung sisa antara 1 sampai 5.
- Jika sisa 1 artinya ‘Sri’ – ‘Dimungkinkan pernikahannya akan menjadikan Ratu’
- Jika sisa 2 Lungguh – ‘Dimungkinkan pernikahannya akan mendatangkan derajat, pangkat’
- Jika sisa 3 Gedong – ‘Dimungkinan pernikahannya akan mendatangkan kekayaan’
- Jika sisa 4 Loro – ‘Dimungkinkan pernikahannya akan mengalami banyak sakit, pertengkaran, dsb’
- Jika sisa 5 Pati – ‘Dimungkinkan pernikahannya akan mendatangkan banyak sial, bahkan salah satu ada yang meninggal’
Contoh diatas jika Pengantin lahir Jumat Kliwon (14) dengan Pengantin lahir Minggu Pon (14), menghasilkan 26 dibagi 5, sisanya itu adalah 6, itu tidak masuk perhitungan, sehingga tidak ada masuk dalam hitungan tersebut.