Lompat ke konten
Home » Archives for eksotikadesa » Halaman 12

eksotikadesa

Pitu (Tujuh)

    Sejalan dengan nasihat atau pituturan di atas, terdapat tujuh buah lampu melingkar di bawah instalasi stupa bambu.Tujuh buah lampu tersebut menjadi simbol “pitu” yang dalam falsafah jawa, pitu memiliki tujuh pemaknaan yang muaranya adalah mendapatkan pitulungan dari Tuhan Yang Maha Memberi Pertolongan agar kita semua dijauhkan dari sifat angkara murka dan senantiasa dilimpahi keberkahan.

    Muzaki

      Muzaki merupakan partisipan dan tim yang berasal dari Desa Giritengah.

      Ahmadin

        Ahmadin merupakan pemuda yang berasal dari Desa Giritengah.

        Agus Pujiono

          Agus Pujiono merupakan partisipan dan tim kerja yang berasal dari Desa Giritengah.

          Kisah Para Satwa Dibalik Instalasi ‘Lorong Jataka’

            Lorong masuk Pitutur Bambu Borobudur ini terinspirasi dari relief Jataka di candi Borobudur. Dalam relief jataka, berisi ukiran fabel (cerita dengan hewan sebagai penokohannya) yang menggambarkan kehidupan Sidharta Gautama dalam wujud tokoh hewan dengan perwatakan adiluhung yang dapat dijadikan teladan bagi setiap orang. Cerita tersebut memang syarat dengan kandungan makna dan nilai-nilai moral.
            Di Pitutur Bambu Borobudur, lorong Jataka ini menjadi tempat berkumpulnya para binatang Jataka. Para hewan ini seperti sedang menyambut para pengunjung yang melintasi menuju dalam dunia Pitutur Bambu Borobudur yang mengisahkan interaksi kehidupan mas-yarakat kawasan Borobudur dengan alam sekitarnya; mengakrabi mahluk lain dan ngunduh wohing pakarti dari apa yang telah ditemui yang tak luput dari itu adalah tanaman bambu.

            Kelinci, ikan, puyuh, angsa, kera, rusa, gajah, kerbau, burung pelatuk, singa, naga, penyu, merpati, lembu, banteng, elang, harimau, merak, dan kuda sembrani ini memiliki kisah-kisah yang mengingatkan kita untuk senantiasa menjadi insan yang baik di dunia. Setiap kebaikan ini terwujud dalam sebuah pendar kuning lampu yang menjadi penerang jalan bagi para pengunjung, bekal pencahaya untuk menjelejahi setiap jengkal dunia Pitutur Bambu. Seakan mereka berkumpul untuk melayangkan do’a dan harapan dalam Pitutur Bambu ini untuk kita semua, agar menjadi sebuah pendar cahaya yang memancarkan kebaikan hati bagi setiap insan layaknya para hewan jataka yang bijak.

            Workshop Wayang Siladan

              Seperti judulnya, pojok penge-tahu-an mencoba menghadirkan berbagai macam hal terkait industri rumahan tahu yang menjadi ekosistem

              Pojok Penge-tahu-an

                Seperti judulnya, pojok penge-tahu-an mencoba menghadirkan berbagai macam hal terkait industri rumahan tahu yang menjadi ekosistem

                Pojok Dolanan Kerakyatan

                  Pojok dolanan kerakyatan yang berasal dari bahan bambu ini banyak menampilkan berbagai macam dolanan atau permainan dari bahan bambu yang dibuat oleh pengrajin bambu Kebonsari

                  Dinding Nelayan Tanpa Perahu

                    Pameran Dekoratif Nelayan Tanpa Perahu menjadi salah satu titik yang mendominasi ruangan Aula di rangkaian tour Pitutur Bambu ini