Olahraga Tradisional
Olahraga Tradisional adalah aktivitas fisik dan/ atau mental yang bertujuan untuk menye-hatkan diri, peningkatan daya tahan tubuh, didasarkan pada nilai tertentu, dilaku-kan oleh kelompok masyarakat secara terus-menerus, dan ‘diwariskan pada generasi berikutnya. Misalkan bela diri, pasola, lompat batu, dan debus. Olah-raga tradisional menjadi salah satu aspek
objek pemajuan kebudayaan yang memiliki kekhasan tersendiri. Sebagai provinsi dengan kekayaan kultural yang cukup beragam, sedi-mentasi olahraga tradisional di 38 kabupaten/ kota menarik untuk dicermati.
Oplok oplok
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Menurut Ibu Siti Munafingah, oplok-oplok… Selengkapnya »Oplok oplok
Patung-patungan
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi “kethok untune kui” “wes kecandak… Selengkapnya »Patung-patungan
Ndas ndasan
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Kata ndhas ndhasan terbilang umum… Selengkapnya »Ndas ndasan
Kubro-kubronan
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Sebuah permainan yang meniru kesenian… Selengkapnya »Kubro-kubronan
Keris Kerisan
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Sebuah permainan yang terbuat dari… Selengkapnya »Keris Kerisan
Tembak-tembakan Debog
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Tembak-tembakan disini bukan berarti senjata… Selengkapnya »Tembak-tembakan Debog
Kupluk Godhong Gori
(Narasi oleh Alia Noviardita) Narasi Sebuah alat permainan yang digunakan… Selengkapnya »Kupluk Godhong Gori
Lumlumban
(Narasi oleh Alia Noviardita) Lumlumban adalah istilah berenang dalam Bahasa… Selengkapnya »Lumlumban










